LINTASINDO.ID | Pemalang, Jawa Tengah (24/03/2026) — Aktivitas pemancingan di sekitar area eks dermaga dekat Pantai Widuri mendadak diwarnai kepanikan setelah seorang pemancing dilaporkan tenggelam dan hampir kehilangan nyawa, Selasa petang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.20 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Informasi awal berasal dari masyarakat yang berada di lokasi, sebelum akhirnya awak media turun langsung untuk memastikan kejadian tersebut.

Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Widuri yang tengah memancing bersama rekan-rekannya di area bagan (rumpon). Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula saat korban hendak kembali ke daratan setelah seharian memancing.
Seorang petugas jaga malam di kawasan wisata menjelaskan, perahu penjemput sebenarnya telah datang. Namun, kondisi gelombang laut yang cukup tinggi membuat perahu tidak bisa merapat ke bagan tempat korban berada.
“Karena tidak sabar menunggu situasi memungkinkan, korban akhirnya mencoba berenang sendiri ke tepi,” ungkapnya.
Keputusan tersebut justru berujung fatal. Korban diduga kelelahan dan terseret arus laut hingga menjauh dari titik awal. Beruntung, pemilik perahu segera melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi masih hidup di arah timur lokasi kejadian.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, insiden ini memunculkan sorotan publik terhadap aktivitas pemancingan di kawasan tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lokasi tersebut dikelola secara komersial dengan tarif tertentu per orang.
Seorang aktivis lokal, Agung, menilai perlu adanya pengawasan serius dari pihak berwenang. Ia menekankan bahwa setiap aktivitas wisata yang berpotensi membahayakan harus memiliki izin resmi dan standar keselamatan yang jelas.
“Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama. Jika ada pengelolaan tanpa izin, harus segera ditindak,” tegasnya.
Sementara itu, petugas keamanan setempat juga mengimbau para pengunjung agar tidak mengambil risiko, terutama saat kondisi laut tidak bersahabat. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah perairan terbuka.















Leave a Reply